Nama : Fitri Ismiranti.
NIM : 44304018.
Jurusan : Hubungan Internasional.
Kelompok Kawasan : Asia Selatan.
Nama Negara : Srilanka.
1. Resume dalam bentuk bagan.
|
Kapabilitas Politik Negara |
Paham yang Dianut |
Uraian |
Keterangan |
|
Ideologi |
Sosialis Demokratik |
Sosialis demokratik mendukung sosialisme sebagai suatu dasar untuk ekonomi dan demokrasi sebagai suatu prinsip pengaturan. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata produksi adalah milik seluruh populasi dan bahwa kuasa atau tenaga politis berada di tangan rakyat secara demokratis melalui suatu persemakmuran (commonwealth) atau republik yang bersifat koperasi sebagai suatu wujud status negara dari swatantra, pemerintahan sendiri. Dalam pengertian yang paling luasnya, sosialisme demokratis bisa mengacu pada setiap usaha-usaha untuk menyempurnakan sosialisme melalui alat atau makna demokratis damai sebagai lawan pemberontakan atau huru-hara yang kejam. Terkadang ini dapat termasuk demokrasi sosial. |
|
|
Ekonomi dan Teknologi |
|
Sri Lanka mengandalkan perekonomiannya pada ekspor pertanian. Di tahun 1987 sektor ini memberikan sumbangan sebesar 24,2 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB). Sektor pertanian ini menyerap hampir separuh jumlah tenaga kerja yang ada di seluruh negara. Sektor lain yang menyumbang PDB adalah perdagangan, industri, transportasi dan komunikasi, dan konstruksi. Di bidang pertanian, negara ini dikenal sebagai negara pengekspor teh terbesar kedua di dunia. Selain itu, negara ini juga di kenal sebagai negara pengekspor karet, kelapa dan serat. Produksi karetnya mencapai 36 persen produksi karet dunia. Sedangkan untuk kelapa, negara ini menyumbangkan sekitar 71 persen produksi karet dunia. Industri utamanya ialah grafit. Sebagian besar produksi ini di ekspor ke Jepang. Selain itu, saat ini negara ini sedang mengembangkan industri semen, tekstil, keramik dan kulit. |
|
|
Demografi |
Jumlah Penduduk: 19.238.575. |
Sejak pertempuran bersenjata antara pemerintah dengan separatis Tamil pada pertengahan 1980-an, beberapa ratus ribu warga Negara Tamil telah melarikan diri; mulai dari pertengahan 1999, kira-kira 66.000 dipondokkan dalam perkemahan para pengungsi di selatan India, 40.000 lainnya tinggal di luar perkemahan orang India, dan lebih dari 200.000 Tamil sudah mencari tempat perlindungan di wilayah Barat. |
1. Struktur Usia: 0-14 tahun: 26%. Pria = 2.605.251; Wanita = 2.490.416. 15-64 tahun: 67%. Pria = 6.285.118; Wanita = 6.606.196. 65 tahun ke atas: 7%. Pria = 602.470; Wanita = 649.124. 2. Agama: Buddha: 70%. Hindu: 15%. Kristen: 8%. Islam: 7%. 3. Tinggal di kota: 81,9%. 4. Tinggal di desa: 18,1%. |
|
Militer |
1. Jumlah ketersediaan tenaga militer usia (pria) 15-49 tahun: 5.251.045. 2. Jumlah tenaga kerja militer yang sesuai untuk dinas militer usia (pria) 15-49 tahun: 4.081.742. 3. Alusista Utama: |
1. Tenaga kerja militer mencapai usia militer tiap-tiap tahun: Pria: 196.584. 2. Pembelanjaan-pembelanjaan militer: $ 719 juta. 3. Pembelanjaan-pembelanjaan militer dari GDP: 42%. |
AD: 150.000 personel. AL: 20.000 personel. AU: 20.000 personel. Tank: Tipe 69, tipe 59, T-55, dan T-55AM2 sebagai tank pertempuran utama. Kapal selam: Tipe 037 class submarine chaser. SLNS Parakramabahu (P 351). |
|
Geografi |
Land Lock Country: 1. Wilayah Tengah: daerah perbukitan dan pegunungan. 2. Wilayah Timur: daerah yang bergelombang dan perbukitan. 3. Wilayah Utara: batu-batuan kapur dan batu karang. 4. Beriklim: Tropis.
|
1. Ketinggian tanah di wilayah tengah paling tinggi 2.524 meter di atas permukaan laut, yakni di sekitar Piduru Talagala. Di daerah ini juga terdapat hulu Sungai Mahaveli Ganga yang juga merupakan sungai paling besar di Srilanka. 2. Wilayah timur, bukit-bukit yang menonjol antara lain Westminster Abbey, Monaragalla, dan Kataragama. 3. Wilayah utara, khususnya di sekitar daratan Jaffna, daerahnya merupakan batu-batuan kapur dan batu karang yang memanjang di lautan lepas pantai. 4. Adanya angin musim dan berbagai bentuk relief di beberapa tempat menyebabkan jumlah curah hujan beragam antara daerah satu dengan daerah lainnya. |
|
|
Diplomasi |
Kebijakan politik luar negeri Srilanka adalah Non-Aligned Movement (Tidak Memihak). |
Selama masa pemerintahan Presiden Jayewardene, Srilanka melakukan hubungan politik lura negeri dengan dua negara Barat, yaitu negara Inggris dan Amerika Serikat. Selain itu, Srilanka juga melakukan hubungan politik luar negeri dengan negara-negara komunis, seperti negara Cina dan Uni Soviet. Srilanka juga melakukan hubungan politik luar negeri dengan dua negara di kawasan Asia Selatan, yaitu dengan negara India dan negara Pakistan. |
|
|
Sejarah Interaksi Internasional |
|
Dalam sejarah interaksi internasionalnya, Srilanka sudah melakukan interaksi dengan India. Interaksi dimulai pada tahun 1927, pada saat Mahatma Gandhi mengunjungi Ceylon untuk mensosialisasikan Khadi dan mempromosikan larangan.
Fakta sejarah ini sayangnya membelit tujuan sempit politik. Proyeksi Sinhalese dan Tamil sebagai dua kesatuan yang berlawanan, berperang antara satu sama lain untuk beberapa abad. Mereka berperang karena chauvinisme mereka yang berlebihan terhadap agama. Mereka ingin memperluas wilayah sebagai satu ungkapan permusuhan antara India dan Srilanka atau antara Sinhalese dan Tamil atau antara Buddhists dan Hindus.
Sejarah yang diingat sekarang adalah sejarah invasi-invasi dari negeri Tamil ke seberang Palk Strait, dan ancaman dari orang-orang Tamil yang diajukan kepada Buddhism di dalam pulau. Palk Strait, kepalsuan antara orang India dan Srilanka mendaratkan massa, dilihat sebagai suatu pembagi, memisahkan dua etnisitas-etnisitas terpisah, agama-agama, kultur-kultur, dan kesatuan-kesatuan politis.
Selain berinteraksi dengan India, Srilanka juga berinteraksi dengan beberapa negara di kawasan Asia Selatan, seperti dengan negara Pakistan dan negara SAARC. Srilanka juga berinteraksi dengan negara-negara barat terutama dengan Kerajaan Inggris dan Amerika Serikat. Srilanka juga melakukan hubungan dengan beberapa negara komunis, seperti negara Cina dan negara Uni Soviet.
|
Srilanka merupakan negara yang tergabung dalam Commonwealth of Nation. |
|
Keterlibatan dalam Perang |
|
Srilanka sudah ikut serta dalam banyak perang sepanjang sejarahnya, termasuk Perang Boer, Perang Dunia I, dan Perang Dunia II. Selain itu Srilanka juga terlibat dalam perang saudara yang sampai saat ini belum kunjung selesai, yaitu antara pemerintah Srilanka dengan kelompok gerakan separatis Macan Tamil. |
Pada waktu Perang Dunia I dan Perang Dunia II, Srilanka masih di bawah perintah orang-orang Inggris. |
|
Keterlibatan dalam Perjanjian Internasional |
|
Srilanka terlibat dalam beberapa perjanjian internasional mengenai lingkungan hidup, yaitu Biodiversity, Climate Change, Climate Change-Kyoto Protocol, Desertification, Endangered Species, Environmental Modification, Hazardous Wastes, Law of the Sea, Ozone Layer Protection, Ship Pollution, Wetlands Marine Life Conservation. |
Wetlands Marine Life Conservation sudah ditandatangani, tetapi belum diratifikasi. |